Pantau Jembatan Karanganyar, Bupati Lilis Pastikan Perbaikan Dimulai 10 April dan Siapkan Akses Darurat

KEBUMEN – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, melanjutkan agenda pemantauan infrastruktur pada Senin (6/4/2026) untuk meninjau kemajuan serta rencana rehabilitasi sejumlah jembatan di wilayah Kabupaten Kebumen. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan bahwa infrastruktur jembatan yang menjadi nadi transportasi masyarakat berada dalam kondisi aman dan layak operasional.

Pemantauan diawali ke Jembatan Klanthong, Desa Peniron Kecamatan Pejagoan. Jembatan yang terletak di ruas jalan kabupaten ini dilaporkan mengalami kerusakan struktur yang cukup parah sejak tahun 2025. Akibatnya, akses hanya dapat dilalui oleh kendaraan ringan secara terbatas. 

Menyanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kebumen telah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp1,19 miliar untuk melakukan perbaikan abutment sekaligus pelebaran jembatan menjadi 6,1 meter. Langkah ini diambil agar aksesibilitas warga antar-desa kembali normal dan mampu menampung beban kendaraan yang lebih besar.

Selain itu, Bupati juga memberikan perhatian pada status Jembatan Daslim di Desa Sidoagung. Meskipun rencana kunjungan ke lokasi tersebut dibatalkan karena jadwal penyesuaian, Bupati menegaskan bahwa proses pembangunan tetap berjalan sesuai rencana. Jembatan baru tersebut kini tengah dalam proses pengerjaan dengan nilai kontrak Rp1,79 miliar dan ditargetkan rampung pada September 2026 mendatang.

Puncak kegiatan pemantauan infrastruktur berlangsung di Jembatan Karanganyar yang berada di jalur nasional. Jembatan ini sering dikeluhkan masyarakat karena plat lantainya telah berlubang hingga enam kali dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. 

Dalam keterangannya, Bupati Lilis menjelaskan bahwa perbaikan akan dimulai pada 10 April hingga 10 Mei 2026 sebagai bagian dari Paket Preservasi Jalan Kebumen–Purworejo–Karangnongko senilai Rp158,1 miliar.

“Kami menyadari Jembatan Karanganyar adalah titik vital. Selama masa perbaikan satu bulan ke depan, akan dibangun jembatan darurat yang dikhususkan bagi masyarakat setempat dan kendaraan roda dua agar aktivitas warga tidak terputus total,” tegas Bupati Lilis di sela-sela peninjauannya.

IMG-20260407-WA0007.jpg IMG-20260407-WA0031.jpg IMG-20260407-WA0035.jpg IMG-20260407-WA0037.jpg IMG-20260407-WA0027.jpg IMG-20260407-WA0027.jpg IMG-20260407-WA0029.jpg IMG-20260407-WA0039.jpg IMG-20260407-WA0041.jpg