Hadiri Halalbihalal Ir. KRT Darori, Bupati Lilis Nuryani Tekankan Filosofi Kepemimpinan dalam Wayang Kulit
PETANAHAN – Semangat silaturahmi Idulfitri 1447 H berpadu apik dengan upaya pelestarian budaya dalam acara Halalbihalal yang digelar oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Ir KRT Darori Wonodipuro MM IPU.
Acara yang berlangsung di kediamannya, Gang Kidul Pasar Petanahan, Sabtu (28/3/2026) ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, beserta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan pengajian khusus muslimah yang menyedot antusiasme lebih dari 3.000 jamaah. Memasuki malam hari, suasana semakin meriah dengan Pagelaran Wayang Kulit yang menampilkan dalang kondang asal Banyumas, Ki Yakut Jedher.
Perwakilan keluarga, dr. Hasan Bayuni, menjelaskan bahwa perhelatan ini membawa dua makna simbolis yang mendalam.
“Pengajian pagi hari merupakan simbol ketaatan sebagai muslim, sementara wayangan malam ini adalah ikhtiar kita untuk nguri-uri atau melestarikan budaya lokal agar tidak luntur, terutama di wilayah Kebumen,” ungkapnya.
Apresiasi Bupati Kebumen terhadap Sinergi Nasional-Daerah
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam Berbagainya memberikan apresiasi tinggi kepada Ir. KRT Darori Wonodipuro. Ia menilai sosok Darori sebagai wakil rakyat yang konsistensinya menjaga kedekatan dengan konstituen meski sibuk dengan agenda di tingkat pusat.
“Bapak Darori tetap hadir di tengah masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi daerah. Kebersamaan seperti malam ini adalah modal penting bagi pembangunan Kebumen,” ujar Bupati Lilis.
Terkait lakon wayang "Yuwana Astina", Bupati menekankan bahwa karya seni tradisional ini bukan sekedar hiburan, melainkan tutunan moral. Lakon tersebut mengisahkan bangkitnya Negeri Astina pasca-perang Bharatayuda menjadi wilayah yang makmur (gemah ripah loh jinawi), yang selaras dengan pesan keteguhan dan keberanian dalam memimpin.
Dalam kesempatan yang sama, Ir. KRT Darori Wonodipuro yang kembali terpilih untuk periode ketiga di DPR RI mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat. Ia juga membagikan kabar gembira mengenai rencana pembangunan dermaga di wilayah Suwuk yang diharapkan mampu mendongkrak perekonomian warga Kebumen.
Darori juga menceritakan makna gelar kebangsawanan "Wonodipuro" yang disandangnya dari Keraton Yogyakarta, yang berarti "Sang Penjaga Hutan", sejalan dengan rekam jejak kariernya di Kementerian Kehutanan.
IMG-20260329-WA0039.jpg
IMG-20260329-WA0029.jpg
IMG-20260329-WA0033.jpg
IMG-20260329-WA0041.jpg
IMG-20260329-WA0027.jpg
IMG-20260329-WA0031.jpg
IMG-20260329-WA0037.jpg
IMG-20260329-WA0043.jpg
IMG-20260329-WA0047.jpg
IMG-20260329-WA0045.jpg