Halalbihalal PGRI Gombong: Guru Apresiasi Kebijakan Bupati Dekatkan Domisili dan Harapkan Peningkatan Kesejahteraan

GOMBONG – Peningkatan kualitas pendidikan serta harapan akan kesejahteraan yang lebih baik menjadi aspirasi utama yang mencuat dalam acara Silaturahmi dan Halalbihalal Keluarga Besar Pendidik dan Tenaga Kependidikan PGRI Cabang Gombong.

Melalui momentum Idul Fitri 1447 Hijriah ini, para guru berharap adanya dukungan berkelanjutan baik dari sisi fasilitas pengajaran maupun kebijakan yang berpihak pada kenyamanan kerja guru di lapangan.

Acara yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Gombong pada Sabtu 28 Maret 2026 ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani.

Turut hadir mendampingi, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, Wakil Ketua DPRD Kebumen Khalisha Adelia Aziza, Asisten Administrasi Umum Sekda Moh. Arifin, pimpinan OPD terkait, Forkopimcam Gombong, serta KH Mudhofir sebagai penceramah.

Ketua Panitia, Muhammad Ihsanudin, melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian amaliah Ramadan yang diikuti oleh sekitar 550 pendidik dan tenaga kependidikan se-Kecamatan Gombong.

"Tujuan utama kami adalah mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Kami memiliki program rutin 'Guru Belajar' setiap minggu, seminar, hingga peningkatan kompetensi di bidang IT, PMM (Platform Merdeka Mengajar), olahraga, dan tilawah. Kami bekerja sama dengan K3S agar kualitas guru di Gombong tetap terjaga, baik saat ada perlombaan maupun dalam keseharian mengajar," ujar Ihsanudin.

Dalam kesempatan tersebut, para guru juga menyampaikan apresiasi mendalam atas kebijakan Bupati Lilis Nuryani yang mendekatkan lokasi tugas guru dengan tempat tinggal mereka.

"Kebijakan ini sangat membantu kesehatan dan efisiensi waktu guru. Kami sangat bersyukur tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh saat subuh dalam kondisi cuaca yang sering tidak menentu," tambahnya.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran guru sebagai pembentuk karakter generasi muda Kebumen. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada anak di Kebumen yang putus sekolah karena kendala biaya atau perlengkapan.

"Guru adalah penguat karakter dan penyemangat mimpi anak-anak. Saya minta tolong, jika ada anak yang terancam putus sekolah karena biaya atau masalah keluarga, segera laporkan melalui jalur yang ada. Kami di Pemerintah Daerah bertanggung jawab penuh memastikan anak-anak Kebumen memiliki masa depan yang cerah," tegas Bupati Lilis.

Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, menyoroti kaitan erat antara kesejahteraan guru dengan kualitas pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah warisan terbaik yang tidak bisa dirampas oleh siapa pun.

"Pendidikan berkualitas tidak mungkin tercipta jika gurunya tidak sejahtera. Selain aspek finansial, kenyamanan kerja melalui kedekatan domisili, seperti yang telah diupayakan Ibu Bupati adalah kunci. Kami di tingkat provinsi terus berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan guru honorer dan memastikan kompetensi lulusan sekolah kita mampu berdaya saing di dunia kerja," tutur dr. Reza.

Acara ditutup dengan siraman rohani oleh KH Mudhofir dan ramah tamah yang memperkuat ikatan kekeluargaan antar-tenaga pendidik di wilayah Gombong.

IMG-20260328-WA0063.jpg IMG-20260328-WA0055.jpg IMG-20260328-WA0078.jpg IMG-20260328-WA0072.jpg