Musrenbang 2026 Ditutup: Pemkab Kebumen Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Integritas
KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen resmi menutup rangkaian Masa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Bertempat di Gedung Pertemuan Setda Kebumen pada Jumat (27/3/2026), agenda ini menjadi pijakan strategis untuk menyinkronkan usulan masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Bupati Kebumen menegaskan bahwa tema pembangunan tahun 2027 difokuskan pada "Pemenuhan Infrastruktur dalam rangka Penguatan Aksesibilitas Pelayanan Dasar dan Pengembangan Pariwisata guna Percepatan Penanggulangan Kemiskinan." Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan riil di lapangan, mulai dari pemerataan layanan kesehatan hingga optimalisasi potensi Geopark sebagai sumber ekonomi kerakyatan.
Menindaklanjuti arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 11 Maret lalu, Pemkab Kebumen memperkuat komitmen tata kelola pemerintahan yang bersih. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas Pengadaan Barang dan Jasa oleh jajaran eksekutif dan legislatif, disaksikan oleh unsur Forkopimda.
"Kami berkomitmen memperbaiki sistem dan tata kelola pemerintahan. Inspektorat juga diminta mengoptimalkan fungsi pengawasan, perencanaan, dan pelaporan sesuai rekomendasi KPK," ujar Bupati dalam sambutannya.
Alur Perencanaan dan Sektor Strategis
Kepala Bapperida Kebumen, Bahrun Munawir, memaparkan bahwa penyusunan RKPD 2027 telah melalui proses panjang sejak Agustus 2025. Puncaknya, penetapan RKPD dijadwalkan pada Juli 2026 mendatang. Terdapat tiga poin utama yaitu:
* Layanan Dasar: Penguatan partisipasi PAUD, penanganan anak putus sekolah, peningkatan layanan kesehatan jiwa, serta perluasan akses air minum perpipaan dan perbaikan jalan kabupaten.
* Konektivitas Wisata: Perbaikan akses jalan menuju objek wisata, penyediaan sistem shuttle antar-destinasi, dan pemenuhan fasilitas dasar seperti penerangan jalan dan papan petunjuk arah.
* Persiapan UNESCO Global Geopark: Tahun 2027 menjadi momentum krusial (H-1) sebelum revalidasi UNESCO Global Geopark pada 2028. Dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat diharapkan dalam fase persiapan ini.
Kepala Bapperida Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo, turut menyampaikan kabar baik terkait rencana pengembangan koridor bus Trans Jateng hingga ke wilayah Prembun, Kebumen. Meski kajian telah tersedia, pelaksanaan masih mempertimbangkan skema subsidi agar tarif tetap terjangkau bagi masyarakat.
Senada dengan pemerintah, Ketua DPRD Kebumen, Saman Halim Nurrohman, menyatakan dukungan penuh terhadap perencanaan ini. Ia menekankan pentingnya penajaman prioritas di tengah keterbatasan anggaran.
"DPRD mendukung penuh dan akan mengawal setiap perencanaan program agar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat serta tetap berpedoman pada rekomendasi KPK terkait tata kelola pokok-pokok pikiran (Pokpir) dewan," tegasnya.
Penutupan Musrenbang ini diharapkan menjadi landasan kokoh bagi Kebumen untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, transparan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di tahun 2027.
DSC06288.jpg
DSC06294.jpg
DSC06254.jpg