Mendekatkan Layanan Kesehatan Warga, Program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge” Sambangi Selotumpeng Mirit

MIRIT – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mendekatkan akses layanan kesehatan terus diperkuat melalui program unggulan "Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge". Setelah sukses digelar di Desa Pengaringan (Pejagoan), kegiatan serupa kini menyapa warga Desa Selotumpeng, Kecamatan Mirit, pada Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin dua kali sebulan yang dicanangkan mulai Januari 2026. Berbagai layanan sosial dan medis dihadirkan secara cuma-cuma, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, khitanan massal, donor darah, penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi disabilitas, hingga layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling).

Hadir langsung dalam acara tersebut Bupati Kebumen Lilis Nuryani, didampingi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, anggota DPRD Kebumen Faiq Hasan, mantan Bupati Mohammad Yahya Fuad, jajaran pimpinan OPD, Forkopimcam Mirit, serta pimpinan Baznas dan PMI.

 

Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Kebumen, dr. Iwan Danardono, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memangkas hambatan akses kesehatan bagi warga, khususnya di wilayah pedesaan.

"Tahun ini kami ditargetkan menjangkau 56% penduduk untuk pemeriksaan kesehatan gratis. Kami juga fokus meningkatkan kualitas skrining. Jika tahun 2025 baru ada 5 jenis skrining, tahun ini kita upayakan meningkat menuju 19 jenis skrining kesehatan yang komprehensif," ujar dr. Iwan.

Data mencatat, sebanyak 200 warga mendapatkan pengobatan gratis, 12 anak mengikuti khitanan massal, serta 100 paket bansos disalurkan bagi warga kurang mampu dan penyandang disabilitas di wilayah Selotumpeng.

 

Filosofi "Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge"

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) adalah prioritas utama. Program "Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge" menitikberatkan pada peran ibu (Biyung) sebagai pilar utama keluarga.

"Kami ingin anak-anak Kebumen tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter dengan pendampingan penuh dari orang tua. Ibu adalah madrasah pertama. Lewat program ini, kita pastikan akses pendidikan layak dan layanan kesehatan yang cepat serta merata tersedia bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari balita hingga lansia," tegas Bupati Lilis.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi lintas sektoral antara Dinkes PPKB, RSUD Prembun, Baznas, PMI, serta pemerintah desa setempat. Diharapkan, kehadiran layanan jemput bola ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kebumen secara signifikan menuju masa depan yang lebih sejahtera.

IMG-20260129-WA0107.jpg IMG-20260129-WA0115.jpg IMG-20260129-WA0103.jpg IMG-20260129-WA0101.jpg IMG-20260129-WA0113.jpg IMG-20260129-WA0117.jpg IMG-20260129-WA0119.jpg IMG-20260129-WA0123.jpg IMG-20260129-WA0130.jpg IMG-20260129-WA0138.jpg