Bupati Kebumen Resmikan Masjid An-Nuur RSMTP, Wakaf dari Ir. Mohammad Yahya Fuad

JAKARTA – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, secara resmi meresmikan Masjid An-Nuur yang berlokasi di area rooftop Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring (RSMTP), Jakarta Selatan, Jumat (24/04/2026). Peresmian ini menandai integrasi antara layanan kesehatan fisik dan dukungan spiritual bagi pasien serta tenaga medis.

 

Masjid An-Nuur merupakan wakaf dari Ir. Mohammad Yahya Fuad, SE, yang juga menjabat sebagai Ketua PCM Gombong. Menariknya, nama "An-Nuur" diambil sebagai penghormatan terhadap dua sosok wanita berharga dalam hidup sang pewakaf, yakni ibundanya, Siti Nururrohmah, dan istrinya, Lilis Nuryani. Kata "Nur" sendiri memiliki arti cahaya, yang diharapkan menjadi penerang di lingkungan rumah sakit.

 

Dalam perayaannya, Bupati Lilis Nuryani tekanan pentingnya kehadiran masjid di lingkungan medis. Menurutnya, kesehatan bukan sekedar urusan fisik, melainkan juga ketenangan jiwa.

“Di tengah ikhtiar medis, Masjid An-Nuur hadir sebagai tempat doa dipanjatkan, harapan dikuatkan, dan hati ditenangkan. Ini adalah langkah penting untuk mendukung kesembuhan pasien secara holistik,” ujar Bupati Lilis.

 

Selain peresmian masjid, acara ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis antara Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Baru dan PCM Gombong. Kerja sama ini mencakup penguatan sinergi di bidang pelayanan kesehatan, pendidikan, serta sosial keagamaan.

 

RSMTP memiliki sejarah panjang, mulai dari tempat persalinan kecil pada tahun 1962 hingga bertransformasi menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) pada tahun 2012. 

Direktur RSMTP, dr. Khaira Utia, Sp.PD., menyatakan bahwa kehadiran masjid ini sangat dinantikan, terutama dalam menunjang persyaratan akreditasi rumah sakit serta memberikan fasilitas ibadah yang layak bagi keluarga pasien.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCM Kebayoran Baru, Ahmad Said Matondang, memberikan apresiasi atas dukungan besar dari PCM Gombong. Ia berharap area masjid dapat dimaksimalkan, termasuk rencana pembukaan unit usaha seperti kafe untuk menarik minat pemuda maupun keluarga pasien agar lebih dekat dengan masjid.

 

Menanganggap ide tersebut, Ir. Mohammad Yahya Fuad memberikan stimulus berupa modal awal sebesar Rp50 juta untuk pembangunan unit usaha di pelataran masjid. 

“Meski masjid ini sudah digunakan selama dua tahun untuk salat lima waktu dan salat Id, peresmian hari ini menjadi simbol komitmen kita untuk terus memakmurkan rumah Allah,” tuturnya.

IMG-20260424-WA0086.jpg IMG-20260424-WA0124.jpg IMG-20260424-WA0078.jpg IMG-20260424-WA0072.jpg IMG-20260424-WA0080.jpg IMG-20260424-WA0094.jpg IMG-20260424-WA0112.jpg IMG-20260424-WA0110.jpg IMG-20260424-WA0096.jpg IMG-20260424-WA0076.jpg