Pemkab Kebumen Perkuat Layanan Kesehatan Desa Lewat “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”, Pustu Somagede Mulai Dibangun Maret 2026

SEMPOR – Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali menegaskan komitmennya dalam pemerataan akses kesehatan melalui program "Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge". Kegiatan yang meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, bakti sosial, khitan massal, hingga program Spesialis Keliling (Speling) ini dilaksanakan di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kamis (12/2/2026).

Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Kebumen, dr. Iwan Danardono, melaporkan bahwa agenda ini melayani sekitar 200 warga untuk pemeriksaan kesehatan, pemberian bantuan sosial kepada 50 penerima, serta khitan massal bagi 6 anak. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Pemkab Kebumen, RSU PKU Muhammadiyah Gombong, IDI, PMI, Baznas, serta Puskesmas Sempor 2.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, menekankan pentingnya perubahan gaya hidup untuk menekan angka hipertensi yang tinggi di masyarakat. Ia mengimbau warga untuk mengurangi konsumsi gorengan, makanan asin, serta menjaga kesehatan mental dengan menghindari stres.

"Kesehatan adalah investasi. Selain pola makan, hubungan harmonis dalam keluarga juga berpengaruh pada kondisi fisik kita," ujar dr. Reza sembari memberikan kuis edukatif mengenai kolesterol dan asam urat kepada warga.

 

Pembangunan Pustu Somagede Dimulai Maret

Kabar baik datang bagi warga Somagede yang selama ini harus menempuh jarak jauh menuju Puskesmas Sempor 2. Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, mengumumkan bahwa Pemkab Kebumen akan membangun Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Somagede yang direncanakan mulai dikerjakan pada Maret 2026.

"Kami ingin pemerintah yang hadir langsung ke desa, bukan masyarakat yang harus jauh-jauh ke kota. Dengan adanya Pustu nanti, layanan dokter, perawat, dan bidan akan lebih dekat dengan warga Somagede," tutur Bupati Lilis.

Selain sektor kesehatan, Bupati Lilis memaparkan capaian infrastruktur. Meski terdapat kebijakan pemangkasan anggaran dari pusat, Pemkab Kebumen justru meningkatkan anggaran perbaikan jalan dan jembatan di tahun 2026 hingga mencapai Rp176 miliar. 

Di Kecamatan Sempor, proyek strategis mencakup perbaikan jalan Jatinegara–Purbowangi, jalan Kalirejo–Kenteng, serta pelebaran jembatan di ruas jalan Pagebangan–Somagede.

Di sisi pendidikan, Bupati berpesan agar tidak ada anak di Somagede yang putus sekolah. Ia meminta warga segera melaporkan jika ada anak usia sekolah yang terkendala biaya agar dapat segera ditangani pemerintah.

"Ibu adalah sekolah pertama bagi anak. Saya titip pesan agar penggunaan gawai pada anak dikontrol dan pastikan mereka mendapatkan pendidikan yang layak demi peningkatan kualitas SDM Kebumen," pungkasnya.

IMG-20260213-WA0032.jpg IMG-20260213-WA0048.jpg IMG-20260213-WA0047.jpg IMG-20260213-WA0042.jpg IMG-20260213-WA0034.jpg IMG-20260213-WA0036.jpg IMG-20260213-WA0038.jpg IMG-20260213-WA0040.jpg IMG-20260213-WA0050.jpg