Kebumen Bersholawat: Bupati Ajak Masyarakat Satukan Langkah Bangun Daerah

KEBUMEN – Alun-alun Pancasila Kebumen dipenuhi para pecinta selawat yang antusias dalam acara Kebumen Bersholawat, yang menjadi salah satu rangkaian acara hari keenam Kebumen Fest, Kamis 28 Agustus 2025.

Kebumen Bersholawat menghadirkan Gus Khoirul Muna dan Gus Faza Mustafid dari Pekalongan, yang dikenal dengan vokal indahnya. Mereka diiringi oleh Hadroh Kabumian Kebumen. 

Adapun tausiyah inspiratif disampaikan oleh K.H. M. Nashiruddin Al Mansyur, seorang tokoh yang tidak asing lagi bagi warga Kebumen, mengingat pengalamannya sebagai mantan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen.

Turut hadir dalam acara ini Bupati Kebumen Lilis Nuryani beserta suami, Ir. H. Mohammad Yahya Fuad, SE, jajaran staf ahli, asisten, pimpinan OPD, dan Forkompimda. 

Hadir pula tokoh agama dan pimpinan ormas keagamaan, termasuk Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Muhammad Abduh Hisyam, PDM, PCNU, PDA, Muslimat NU, GP Ansor, dan Pemuda Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan dan nilai-nilai agama. 

"Acara Kebumen Bersholawat memberikan pesan yang jelas, bahwa pembangunan daerah dan agama harus berjalan beriringan. Kami berkomitmen untuk menjalankan pemerintahan dengan sebaik-baiknya," ujar Bupati Lilis.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan merawat persaudaraan demi kemajuan Kebumen.

"Mari kita bersatu, dukung pembangunan Kebumen. Saatnya bergerak bersama mewujudkan Kebumen yang Berdaya, Beriman, Maju, Sejahtera, dan Berbudaya," lanjutnya.

Tidak hanya itu, Bupati Lilis juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga ketertiban dan kebersihan di sekitar lokasi.

"Jagalah kebersihan karena kebersihan adalah sebagian dari iman. Ini juga cerminan wajah Kebumen yang kita cintai," pungkasnya.

Sementara itu, K.H. M. Nashiruddin Al Mansyur dalam tausiyahnya menyampaikan tentang bukti cinta kepada Rasulullah SAW. Menurutnya, indikator pertama dari cinta tersebut adalah dengan senantiasa membaca selawat.

Indikator kedua, adalah dengan meneladani akhlak dan budi pekerti Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap acara ini menjadi berkah bagi semua yang hadir.

"Mudah-mudahan yang hadir malam ini dosanya diampuni oleh Allah SWT," doa K.H. Nashiruddin.

Ia juga menyebutkan bahwa Kebumen Bersholawat diadakan sebagai bentuk syukur atas nikmat HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Kebumen ke-396. 

"Mudah-mudahan Kebumen tetap aman dan selalu mendapatkan rida Allah SWT," pungkasnya.

IMG-20250829-WA0039.jpg IMG-20250829-WA0035.jpg IMG-20250829-WA0042.jpg IMG-20250829-WA0027.jpg IMG-20250829-WA0026.jpg