Rumahnya Direhab, Warga Bahagia

KEBUMENKAB.GO.ID - Siapa yang tak bahagia jika mendapati rumahnya yang sudah tidak layak huni direhab. Surip adalah salah satunya. Warga RT 02/01 Dukuh Sijaran Desa Rahayu Kecamatan Padureso itu mengaku senang, pasalnya rumah yang ia tempati selama dua puluh enam tahun   bersama istri dan dua orang anaknya itu kini dalam proses perbaikan oleh anggota Satgas TMMD Rahayu.

“Saya berterimakasih sekali kepada bapak-bapak TNI yang hari ini membongkar rumah saya untuk diperbaiki, semoga berjalan dengan lancar dan cepat selesai. Juga ucapan terimakasih saya tujukan kepada Kades Paiman yang telah mengusulkan rumah kami ini sebagai salah satu rumah sasaran RTLH pada program TMMD Rahayu kali ini.” ujar Surip tersenyum.

Selain rumah Surip, TMMD Reguler juga merenovasi rumah milik Rianto (55), warga RT 02 RW 02 desa setempat. Rumah berukuran 9x6 meter itu didirikan sejak 1980 kondisinya hanya berdinding papan dan sebagian bilik. Rumah yang berlokasi sekitar 200 meter dari Balai Desa Rahayu itu sudah sangat memprihatikan. Sebagian bangunan rumah sudah lapuk dimakan usia.

"Alhamdulillah dengan Program TMMD TNI ini rumah kami bisa diperbaiki dan saya berterimakasih kepada semuanya termasuk Satgas TMMD.” ujar Rianto.

Gotong Royong

Proses pemugaran rumah berlangsung cepat. Hal ini dikarenakan warga secara bergotong royong membantu dalam pelaksanaannya. Kegiatan dimulai dengan menurunkan genting secara perlahan agar tidak banyak yang pecah dilanjutkan membongkar bagian dinding rumah dan terakhir merobohkan rangka dan atap rumah.

Serka Eko Agung Sujatmiko yang langsung memimpin pemugaran rumah ini mengaku tidak mendapat kesulitan. Hal ini dikarenakan warga secara bergotong royong membantu dalam pelaksanaannya. Kegiatan dimulai dengan menurunkan genting secara perlahan agar tidak banyak yang pecah dilanjutkan membongkar bagian dinding rumah dan terakhir merobohkan rangka dan atap rumah.

“Saya berharap tidak memakan waktu lama, kegiatan RTLH ini akan bisa selesai dengan kurun waktu satu minggu kedepan, nanti kita pasang bata yang kuat, karena dibeberapa bagian rumah kondisinya sudah rusak parah. “ kata Eko.

Eko optimis pelaksanaan perbaikan rumah warga akan berjalan lancar, pasalnya sejumlah material seperti semen, pasir, besi, bata dan tenaga masyarakat siap setiap hari tidak kurang dari 10 orang, belum ditambah dari anggota Yonzibang sebagai tenaga ahli bangunan turut mempercepat pembuatan rumah layak huni. (dp)