Refleksi Bidag Kerja Sama, Pembangunan Jawa Tengah Kian Ilmiah dan Membumi
SEMARANG – Pembangunan di Jawa Tengah kini tidak lagi hanya dirancang dari balik meja birokrasi. Sepanjang 2025, ide dan kajian akademik hadir langsung di desa-desa, kawasan pesisir, hingga wilayah rawan bencana, menyatu dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Melalui kerja sama dengan 44 perguruan tinggi negeri dan swasta, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka pola pembangunan baru yang lebih berbasis ilmu pengetahuan, efisien, dan tepat sasaran. Kolaborasi ini tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi diwujudkan dalam pendampingan langsung terhadap program strategis pemerintah daerah.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, sinergi antara pemerintah dan kampus menjadi praktik nyata. Nota kesepahaman yang ditandatangani pada 14 Maret 2025 bersama 44 pimpinan perguruan tinggi menjadi tonggak awal pembentukan Forum Rektor, wadah kolaborasi antara kebijakan publik dan pendekatan akademik.
Hanya dalam hitungan hari setelah pelantikan kepala daerah, kerja lintas sektor ini langsung dijalankan. Setiap perguruan tinggi diberi peran sesuai dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing, sehingga beban pemerintah dapat terbagi dan kebijakan yang dihasilkan menjadi lebih terukur serta berbasis kajian lapangan.
Sepanjang 2025, tercatat 29 program gubernur telah melibatkan perguruan tinggi. Di sektor perumahan, 15 universitas dilibatkan dalam KKN Tematik untuk mengawasi program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Mahasiswa turun langsung ke lapangan guna memverifikasi kondisi rumah warga agar bantuan tepat sasaran.
Pada bidang kesehatan, sejumlah perguruan tinggi swasta berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dalam sosialisasi sensus kesehatan dan program Speling. Sementara itu, di daerah rawan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerja sama dengan 24 perguruan tinggi dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana berbasis peta risiko serta kajian ilmiah.
Ke depan, kolaborasi ini akan diperluas. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan seluruh 136 program kerja gubernur dan wakil gubernur periode 2025–2030 dapat dikawal oleh perguruan tinggi. Pada 2026, sebanyak 72 perguruan tinggi swasta tambahan direncanakan ikut bergabung.
Wakil Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jawa Tengah, Dr. Wahid Abdulrahman, menilai kerja sama ini sebagai langkah bersejarah dalam tata kelola pemerintahan daerah. Kampus diberi ruang memilih program sesuai keahlian dan wilayah pendampingan, sehingga tercipta hubungan yang saling menguatkan.
Sejumlah inovasi pun lahir dari skema ini. Universitas Diponegoro mengembangkan teknologi desalinasi untuk menyediakan air layak minum bagi masyarakat pesisir. Di berbagai daerah, mahasiswa terlibat dalam pengawasan RTLH, penanganan stunting, layanan kesehatan gratis, hingga program Speling.
Menurut Wahid, kolaborasi ini memberi keuntungan besar bagi pemerintah daerah karena didukung tenaga ahli sejak tahap perencanaan hingga evaluasi kebijakan. Dengan keterbatasan anggaran, sinergi bersama kampus menjadi solusi yang efektif dan efisien.
Wakil Gubernur Taj Yasin menegaskan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi bukan sekadar formalitas penandatanganan MoU. Yang dibangun adalah kolaborasi tematik untuk mendampingi pembangunan desa, pertanian, UMKM, kesehatan, hingga penyediaan air bersih.
Langkah ini juga mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang menilai kolaborasi pemerintah daerah dengan perguruan tinggi sebagai pendekatan cerdas agar kebijakan publik disusun berdasarkan kajian ilmiah, bukan sekadar intuisi.
Di Jawa Tengah, pembangunan kini bergerak lebih dekat dengan masyarakat. Dari ruang kelas dan laboratorium hingga desa-desa, kampus ikut menjadi bagian dari proses perubahan. Dengan pendekatan akademik yang membumi, pembangunan tak hanya menghasilkan program, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi kehidupan warga dan arah masa depan daerah.
IMG-20251228-WA0056-1536x1024.jpg
IMG-20251228-WA0055-1536x1024.jpg
IMG-20251228-WA0054-1024x683.jpg
IMG-20251228-WA0057-1024x683.jpg
IMG-20251228-WA0061-1024x683.jpg
IMG-20251228-WA0060-1024x683.jpg
IMG-20251228-WA0059-1024x683.jpg