PDAM Kebumen Luncurkan Produk Baru Air Minum dalam Kemasan 'Oxymine'

KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen melalui Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa resmi melaunching produk baru Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang diberi nama “Oxymine” yang merupakan singkatan dari Oksigen Mineral. 

Oxymine diresmikan oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang diwakili Bupati Kebumen Zaeni Miftah di Pendopo Kabumian bersamaan dengan acara Temu Bisnis UMKM, Sabtu 22 Maret 2025. 

Hadir pada kesempatan tersebut, Sekda Edi Rianto, Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Faiz Alauddien Reza Mardhika, Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa atau PDAM Kebumen Zein Musta'in pimpinan OPD, dan pelaku UMKM.

Wabup Zaeni Miftah menyambut baik inovasi yang dikembangkan PDAM Kebumen dalam menciptakan produk baru yang sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, yakni AMDK. Terlebih Oxymine ini termasuk air minum berkualitas tinggi karena banyak oksigen dan mineralnya.

"Saya kira ini merupakan terobosan yang bagus dari PDAM Kebumen dimana BUMD kita ini mampu mengembangkan sayap bisnisnya ke arah yang lebih baik dan lebih maju di sektor pemenuhan air bersih dan sehat melalui Oxymine, sehingga harus kita dukung bersama," ujar Zaeni.

Zaeni berharap, adanya Oxymine menumbuhkan semangat bagi masyarakat untuk bisa mencatai produk lokal asli Kebumen yang sudah mutu kualitasnya. Hal ini sesuai dengan semangat yang terus digelorakan oleh Bupati Lilis Nuryani, yakni adanya gerakan Bela Beli UMKM.

"Oxymine ini produk lokal asli Kebumen yang sumber airnya diambil dari mata air Pegunungan Kebumen dan diolah dengan teknologi yang maju. Jadi saya harap masyarakat bisa mulai untuk membiasakan diri untuk mencintai produk lokal, dengan semangat Bela Beli UMKM," terangnya.

Sementara itu, Zein Mustain menyampaikan sedikit sejarah berdirinya unit usaha AMDK ini. Menurutnya produk ini sebenarnya sudah dirintis pada 2017 berupa cluster ZAMP (Zona Air Minum Perpipaan) Kawasan. Pilot test program ZAMP ini adalah Desa Kutosari dengan jumlah sambungan 632 Sambungan Rumah diresmikan 22 September 2017.

Namun seiring dengan perkembangannya cluster ZAMP membutuhkan biaya investasi yang besar. Kemudian, pihaknya beralih dari ZAMP menjadi KASM atau Keran Air Siap Minum di tahun 2018. Saat itu, KASM kami dirikan di dua tempat, yang berlokasi di depan Gedung Setda dan Alun-Alun di era Bupati M. Yahya Fuad.

'Waktu itu KASM  yang meresmikan Pak Fuad, pada 22 Desember 2018, namun karena hari itu bertepatan Hari Ibu, Pak Fuad minta yang motong pitanya Ibu Lilis. Dan saya ingat Pak Fuad bilang, beliau ingin PDAM punya produk air kemasan yang ada oksigen dan mineralnya," kata Zein menceritakan.

"Alhamdulillah hari ini bisa kita launching bersama, yang kita beri nama Oxymine Ogsigen Mineral. Dan kebetulan juga ini yang saya anggap di luar dugaan, peresmian produk layanan dari PDAM tanggal pas 22 semua. ZAMP itu 22 September 2017, KASM 22 Desember 2018, dan Oxymine 22 Maret, tadinya mau 20 Maret, tapi ternyata ada Nobar, jadi diundur sekarang," tambahnya.

OxyMine ini kata Zein, merupakan air minum dalam kemasan yang mengandung oxygen dan kaya akan mineral. Adapun tujuan dari produk OxyMine ini adalah menyediakan air minum dalam kemasan yang berkualitas mengandung Oxygen dan kaya Mineral serta dapat meningkatkan kesehatan. Sesuai dengan visi Oxymine Hidup Sehat Menjadi Lebih Baik. 

"Saat ini produk OxyMine yang kami tawarkan adalah Air Minum Dalam Kemasan ukuran Cup 120 ml dan 220 ml serta ukuran Botol 330 ml dan 600 ml untuk selanjutnya juga akan merambah ke gallon 19 liter, " terangnya.

Proses Distribusi produk OxyMine akan dilakukan melalui kerjasama dengan pihak ketiga ataupun sesama BUMD Kebumen yaitu PT Aneka Usaha Kebumen Jaya (Perseroda) yang memungkinkan akses langsung ke konsumen di lingkungan sekitar kantor. 

"Kami juga membuka peluang kerjasama bagi distributor lain yang ingin menjadi bagian dari jaringan distribusi kami," ucap Zein.

Dalam proses pemasaran Oxymine ini, pihaknya juga berencana melakukan kerjasama dengan Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan Modern, dan tempat wisata. Kemudian memenuhi kebutuhan air minum di lingkungan Pemerintah Daerah baik OPD, UPTD, Kantor Kecamatan, Instansi Pendidikan dari SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi.

IMG-20250323-WA0001.jpg