KEBUMEN – Alun-alun Manunggal Gombong direvitalisasi menjadi ruang publik yang lebih luas untuk olahraga, rekreasi, dan kegiatan ekonomi masyarakat. Kawasan tersebut diperluas sekitar 3.000 meter persegi dan dilengkapi sejumlah fasilitas baru yang ditargetkan mulai dapat dimanfaatkan secara bertahap pada akhir 2026.

 

Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan penataan Alun-alun Manunggal tidak hanya diarahkan untuk Gombong. Konsep kawasan olahraga dan ruang publik serupa juga akan dikembangkan di wilayah lain di Kabupaten Kebumen.

“Tidak hanya di kawasan Alun-alun Manunggal Gombong, ikon sport tourism juga akan dibangun di semua wilayah Kabupaten Kebumen, sebagai bentuk pemerataan pembangunan,” ujar Lilis saat meninjau progres revitalisasi Alun-alun Manunggal.

 

Revitalisasi tahap pertama dimulai dengan peletakan batu pertama pada 19 Juni 2026. Pembangunan tahap ini menggunakan anggaran sekitar Rp7,29 miliar dari APBD Kabupaten Kebumen.

Pemerintah Kabupaten Kebumen menargetkan tahap pertama selesai pada Oktober 2026. Pemanfaatan kawasan secara penuh ditargetkan berlanjut hingga awal 2027.

 

Fasilitas yang dibangun meliputi lintasan lari, fitness outdoor panggung terbuka, area kuliner, Teras Manunggal, kolam dan air mancur, serta landmark Gombong.

Dengan penataan tersebut, Alun-alun Manunggal yang selama ini menjadi ruang aktivitas warga akan memiliki fungsi yang lebih beragam, mulai dari olahraga dan rekreasi hingga ruang berkumpul dan kegiatan ekonomi masyarakat.