KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen merespons dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani meninjau langsung kegiatan dropping atau penyaluran air bersih di Dukuh Watu Pundutan, Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Jumat 18 September 2026. Peninjauan ini dilakukan usai Bupati mengecek infrastruktur Jembatan Klanthong.
Kehadiran bantuan air bersih ini disambut antusias oleh warga setempat. Nasini (warga RT 04 RW 01, Dukuh Watu Pundutan) mengungkapkan rasa syukurnya, meski ia mencatat bahwa dukuhnya baru tiga kali menerima bantuan air bersih.
“Ini untuk masak dan lain-lain paling hanya cukup sehari. Kalau tidak dapat bantuan dropping, terpaksa kami harus ambil air dari hutan,” ujar Nasini sambil mengantre dengan membawa ember besar.
Di lokasi peninjauan, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga. Ia memastikan bahwa program kemanusiaan ini diberikan secara cuma-cuma demi meringankan beban masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kami dari Pemerintah Kabupaten Kebumen memberikan dropping air. Semoga bermanfaat ya, Bu. Tahun ini ada 14 kecamatan dan 46 desa yang kami bantu. Kemarin dari Desa Clapar meminta bantuan air bersih, dan alhamdulillah ini gratis, ya, tidak ada pungutan sama sekali. Semua gratis demi masyarakat,” tegas Bupati Lilis.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kebumen Udy Cahyono yang mendampingi Bupati di lokasi menjelaskan bahwa penyaluran air bersih oleh Pemkab Kebumen melalui BPBD telah dimulai sejak awal Agustus 2026.
Berdasarkan data hingga 17 September 2026, BPBD Kebumen telah menyalurkan sebanyak 337 tangki air bersih atau setara dengan 1.515.000 liter. Program yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta donasi ini menelan biaya operasional sebesar Rp417.000 per tangki.
Secara keseluruhan, layanan dropping air bersih gratis ini telah menjangkau 14 Kecamatan, 46 Desa, 22.655 Kepala Keluarga (KK), dan 72.408 Jiwa.
Pemerintah Kabupaten Kebumen berkomitmen untuk terus memantau wilayah-wilayah yang mengalami krisis air bersih selama musim kemarau dan memastikan pasokan air bagi warga terpenuhi tanpa dipungut biaya.
