SADANG – Bupati Kebumen Lilis Nuryani menegaskan komitmennya untuk mengesampingkan ketertinggalan di wilayah pinggiran dan mempercepat pembangunan di Kecamatan Sadang. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Tabligh Akbar Hari ber-Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh PCM Sadang pada Minggu (5/7/2026).

 

Sebagai bentuk keterbukaan informasi publik, Bupati Lilis memaparkan secara rinci daftar proyek perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Sadang yang dialokasikan pada anggaran tahun 2026 dan rencana tahun 2027. Langkah ini diambil agar pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok desa.

"Saya ingin Sadang menjadi kecamatan yang sejahtera dan maju, tidak seperti dulu-dulu. Makanya saya sering sekali berkunjung ke sini, bahkan sampai ke ujung Desa Kedunggong untuk menyerahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta meninjau yayasan ODGJ yang wajib kita bantu bersama," tegas Bupati Lilis.

 

Adapun rincian proyek infrastruktur yang dipaparkan oleh Bupati Kebumen meliputi:

Alokasi Tahun Anggaran 2026:

 1. Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Karangsambung - Sadang (Tahap Awal)

 2. Perbaikan ruas Jalan Wadasmalang - Sadangkulon

 3. Perbaikan ruas Jalan Wadasmalang - Slipi

 4. Pemeliharaan Jembatan Wonosari Sadang

 

Rencana Alokasi Tahun Anggaran 2027:

 1. Lanjutan pembangunan Jalan Lingkar Selatan Karangsambung - Sadang

 2. Perbaikan Jalan Sadang Kulon - Cangkring

 3. Perbaikan Jalan Sadangkulon - Srisip

 4. Perbaikan akses jalan Sadangwetan - Kedunggong

 

Bupati Lilis mengapresiasi kiprah nyata Muhammadiyah di Kecamatan Sadang yang dinilai aktif membantu masyarakat melalui dakwah, pelayanan kesehatan, kegiatan sosial, dan amal usaha. Menurutnya, Sadang memiliki potensi alam yang indah dan nilai-nilai Islam serta gotong royong yang masih hidup kuat di tengah masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Bupati juga memberikan perhatian khusus pada sektor pendidikan dan pengentasan kemiskinan. Ia mengingatkan para orang tua agar lebih bijak dan membatasi penggunaan gawai (handphone) pada anak-anak.

"Anak-anak harus dipaksa belajar dan diarahkan dengan sungguh-sungguh demi masa depan mereka, jangan dibiarkan terus bermain HP. Peningkatan kualitas pendidikan adalah kunci utama kita untuk mengurangi angka kemiskinan," tambahnya.

Mengakhiri arahannya, selaku pemimpin daerah yang memegang amanat pembangunan, Bupati Lilis mengajak Muhammadiyah serta seluruh elemen organisasi keagamaan, ulama, dan masyarakat luas di Kecamatan Sadang untuk berjalan beriringan bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik serta memperkuat perekonomian daerah.